Tiga Guru Besar dan 1802 Google Form Warnai Webinar Perdana Pasca Al-Hikam

By admin 27 Jun 2020, 11:55:05 WIB Kegiatan Kampus
Tiga Guru Besar dan 1802 Google Form Warnai Webinar Perdana Pasca Al-Hikam

Tiga Guru Besar dan 1802 Google Form Warnai Webinar Perdana Pasca Al-Hikam

 

Sabtu 27 Juni 2020. Pascasarjana Staima Al-Hikam Malang melaksakan acara webinar nasional dengan tema “Pendidikan Islam Multikultural Di Era Digital”. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi zoom dan disiarkan secara langsung melalui akun youtube Al-Hikam TV. Susunan acara dipandu langsung oleh direktur pascasarjana berjalan dengan sangat baik sesuai dengan schedule yang telah ditetapkan oleh panitia pelaksana.

 

Webinar nasional yang dilaksanakan atas kerjasama empat kampus ternama (UIN Malang, STAIMA Al-Hikam Malang, UNISMA dan STKQ Al-Hikam Depok) ini dibuka oleh moderator Dr. Rahmatullah, M.Pd.I dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan secara beruntun oleh tiga guru besar diantara para sahabat Abah Hasyim (pendiri Al-Hikam Malang dan Depok) yakni: 

Pertama, Prof. Dr. H. kasuwi Saiban, M.Ag. dengan judul “Fiqh Multikultural di Era Digital” yang memberikan gambaran bahwa Islam telah mengajarkan untuk menjawab persoalan umat sesuai dengan kondisi dan situasinya sejak era Nabi Muhammad SAW hingga menyongsong era 5.0 

 

Oleh karena itu dengan adanya perubahan, kita harus mengikuti dan berubah. Definisi Ijma’ harus kita re-definisikan. Ini adalah pekerjaan-pekerjaan yang sangat esensial dengan adanya perubahan-perubahan. Ucap tegas guru besar UNMER Malang yang juga menjabat sebagai ketua STAIMA Al-Hikam Malang sejak tahun 2004 ini.

 Dapatkan subsidi hingga 100juta klik disini 

Kedua, pemaparan materi yg disampaikan oleh Prof. M. Mas’ud Said, MM. Ph.D dengan judul "Antisipasi Perubahan dan Pengembangan Pascasarjana di Era Digital”. Beliau menjelaskan tentang apa hakikat multikultural hingga menyatakan bahwa negara maju harus multikultural dan Indonesia memiliki Bhineka Tunggal Ika.

 

Arah dari pendidikan itu multikultural, tidak boleh ada bangsa yang membedakan warna kulit. Ucap Prof. Mas’ud yang menjabat sebagai direktur pascasarjana UNISMA sekaligus ketua PW-ISNU Jawa Timur.

 

Ketiga, materi disampaikan oleh Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA. dengan judul “Pendidikan Agama Islam Pada Masyarakat Multikultural”. Beliau memaparkan tentang konsep pendidikan dan pembelajaran multikultural dan bagaimana membentuk peserta didik yang plural.

 

Guru itu sesungguhnya artis bagi anak didik, yang di gugu dan ditiru. Ucap Guru besar yang menjabat wakil rektor I UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

    BEASISWA 100% S1 STAIMA KLIK DISINI

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab dan diskusi. Acara webinar nasional ditutup dengan do'a penutup majlis yang dipimpin oleh moderator. Bagi para pembaca yang ingin melihat seluruh rangkaian acara webinar ini silahkan klik link youtube berikut: https://youtu.be/u2cu0cxODnw

 

1802 Pendaftar Webinar Nasional di Google Formulir

Ketika disinggung tentang jumlah pendaftar yang mencapai 1802 ini, Direktur Pascasarjana STAIMA Al-Hikam Malang menyampaikan:

Kita sangat bersyukur, data itu menunjukkan bahwa pascasarjana telah diakses oleh 1800 orang lebih. Saat ini juga sedang kita evalusi, data ini menjadi pelajaran bersama bagi kita untuk menjadi lebih baik. Kita akan bergerak cepat mengevaluasi kegiatan ini karena dua minggu lagi (red: Sabtu 18 Juli 2020) kita akan melakukan webinar internasional.  Ucap direktur yang sekaligus menjadi ketua panitia acara ini sambil bekerja mempersiapkan sertifikat webinar nasional yang rencananya akan dibagikan pada hari Senin atau Selasa depan (29-30 Juni 2020).


Tulis Komentar

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook Anda