TANDA DITERIMANYA PUASA

By admin 10 May 2021, 22:31:46 WIB Artikel Ilmiah
TANDA DITERIMANYA PUASA

Ngaji Ramadhan 29:

TANDA DITERIMANYA PUASA

Sugeng Winarto

Mahasiswa Pascasarjana STAIMA Al-Hikam Malang

 

Diterimanya suatu amal atau ketaatan pada hakikatnya merupakan hak prerogatif Allah SWT. Kewajiban seorang hamba adalah melakukan penghambaan dengan optimalisasi dan berusaha dengan totalitas. Dan kabar gembira bagi orang yang bertakwa adalah akan diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT sebagaimana Allah SWT menerima kurban dari Habil putra Nabi Adam 'Alaihissalam

قَالَ اِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللّٰهُ مِنَ الْمُتَّقِيْنَ

"...Dia (Habil) berkata, “Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertakwa". QS. Al-Maidah 27

Harapan besar bagi orang yang bertakwa adalah diterima amal kebaikan, dan yang paling ditakutkan ialah tidak diterimanya amal ketaatan karena akan sia-sia bak debu berterbangan yang terhembus angin.

Para ulama banyak menyebutkan bahwa di antara tanda diterimanya amal ketaatan ialah kontinyu dan dimudahkan dalam melakukan ketaatan setelah ketaatan.

ﻋﻼﻣﺔ ﻗﺒﻮﻝ اﻟﻄﺎﻋﺔ ﺃﻥ ﺗﻮﺻﻞ ﺑﻄﺎﻋﺔ ﺑﻌﺪﻫﺎ ﻭﻋﻼﻣﺔ ﺭﺩﻫﺎ ﺃﻥ ﺗﻮﺻﻞ ﺑﻤﻌﺼﻴﺔ

"Tanda diterimanya ketaatan ialah sampainya pada ketaatan setelah melakukan ketaatan. Dan sebaliknya, tanda ditolaknya ketaatan ialah melakukan kemaksiatan (setelah ketaatan)". Latha'if al-Ma'arif 119

 

  DAFTAR DAN KULIAH S2 GRATIS KLIK DISINI

Setelah bertemu momentum ramadhan yang penuh dengan keberkahan dan sebab-sebab pengampunan, apakah kita masih bisa mempertahankan kebiasaan-kebiasaan dalam ramadhan seperti shalat malam, sedekah, menjaga hati, menjaga lisan, memperhatikan sesama?. Atau malah selesai ramadhan maka selesai pula ketaatan kita? Jawabannya ada pada pribadi kira masing masing.

Andai tidak bisa keseluruhan meneruskan kebiasaan ramadhan, maka salah satu dari amalan ramadhan harus kita lestarikan pasca ramadhan. Andai tidak didapat semua ya minimal jangan ditinggal semua tapi ambil semampunya. Amal ketaatan yang diusahakan terus-menerus itu lebih dicintai Allah SWT meski tidak terlalu banyak

احب الأعمال إلى الله أدومها وإن قل

"Amal-amal yang paling disukai Allah SWT adalah yang terus-menerus meski tidak banyak". HR. Bukhari Muslim

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, dan kita selalu berusaha melakukan sebab-sebab atau bahkan syarat diterimanya amal seperti bertakwa, menjaga keikhlasan, memperbanyak doa, tidak melenceng dari syariat, dan tentunya kontinyu dan terus menerus beramal shaleh

قال الفضيل بن عياض: إن الله لا يقبل مِن العمل إلا أخلَصَه وأصوَبَه، فأخلَصُه ما كان لله خالصًا، وأصوبُه ما كان على السُّنَّة

Fudhail bin Iyadh berkata: "Sesungguhnya Allah SWT tidak menerima dari amal kecuali dengan memurnikan dan membenarkan Allah SWT, memungkinkan Allah SWT dengan benar-benar memurnikanNya, dan membenarkanNya sesuai dengan sunnah.

 

  KULIAH S1 STAIMA AL-HIKAM

Semoga Allah SWT berkenan menerima segala amal ketaatan kita yang sangat sedikit di bulan ramadhan dan mengampuni segala keteledoran, kealpaan, ketidakseriusan, dan kelalaian kita. Dan semoga Allah SWT mempertemukan kembali dengan ramadhan yang akan datang dalam keadaan tanpa kekurangan apapun dengan anugerah Allah SWT. Amin

Wallahu A'lam bil Shawab


Tulis Komentar

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook Anda