JANGAN MERUGI DI BULAN SUCI RAMADHAN

By admin 20 Apr 2021, 19:45:41 WIB Artikel Dosen
JANGAN MERUGI DI BULAN SUCI RAMADHAN

Ngaji Ramadhan 9:

JANGAN MERUGI DI BULAN SUCI RAMADHAN

Oleh 

Muhammad Syauqillah. SE.,M.E 

(Dosen STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang)

 

Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang sangat di rindukan oleh umat islam di dunia ini, tapi banyak pula umat islam ketika datang bulan suci romadan dia tidak mampu untuk memanfaatkan bulan yang paling mulia ini dan sebagai umat islam dia malah tergolong orang yang merugi ketika datangnya bulan suci Ramadhan. 

 

Nabi muhammad SAW ketika datang bulan Suci Ramadhan selalu berkata : مَرْحَبًا بِالمُطَهِّرْ Selamat datang, wahai orang yang menyucikan.” Sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW. Siapa orang yang mensucikan dirinya . Rasulullah menjawab “ yang mensucikan adalah bulan Romadhon” Dia yang mensucikan kita dari dosa dan maksiat. Harusnya momen bulan suci ini kita jadikan ajang untuk muhasabah diri bagi kita semua dan semakin bertaqorrub kepada Allah SWT. Karena belum tentu kita bisa dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan ditahun depan. Ketika kita berfikir ini bahwa ini kesempatan kita menjumpai Ramadhan maka kita akan bertambah ibadah kita kepada Allah SWT. 

 

            Dalam menjalakan ibadah Puasa ada beberapa tingkatan orang dalam berpuasa Menurut imam al ghozali ada 3 tingkatan orang yang puasa dibulan suci Ramadhan: 

  • Shoum al-umum artinya, puasanya orang awam. Bagaimana itu? Yaitu mereka berpuasa hanya menahan lapar dan haus.
  • Shoum al-khushush artinya, puasanya orang khusus, yaitu tidak hanya menahan lapar, dahaga, dan syahwat, tetapi juga menjaga penglihatan, pendengaran, ucapan dan seluruh anggota tubuh dari berbuat dosa.
  • Shoum khushush al-khushush artinya, puasanya orang khususnya khusus. Bagaiamana puasanya? Yaitu tidak hanya menjaga anggota tubuh dari berbuat dosa, tapi menjaga hati agar tidak lalai dari mengingat Allah. Menjaga hati agar tidak memikirkan hal-hal yang sifatnya duniawi. 

 

Sekarang kita intropeksi diri kita masing-masing sebagai umat muslim kita termasuk golongan tingkatan yang mana? Apakah ketika romadhon justru ibadah kita menurun lantaran kita menahan haus dan lapar? Naudzubillah... 

 

            Karena itu mari kita bersama-sama di bulan Ramadhan ini berlomba-lomba dalam rangka menggapai ridho Allah SWT dengan cara menjalankan perintah-perintahnya baik itu berupa perintah wajib seperti sholat,puasa,zakat dan sunnah-sunnah seperti tarawih, tahajjud dan amalan sunnah lainya. Jangan sampai kita termasuk golongan orang yang merugi karena dosa-dosa kita semua tidak dapat terampuni sesuai sabda Nabi :

بُعْدًا لِمَنْ أَدْرَكَ رَمَضَانَ لَمْ يُغْفَرْ لَهُ فِيهِ (رواه الطبراني وغيره)

 

Maknanya: “Sungguh merugi orang yang mendapati Ramadhan, tapi tidak diampuni dosanya” (HR. Ath-Thabarani dan lainnya)
           

            Semoga kita termasuk golongan orang yang beruntung di bulan Ramadhan ini, karena bisa menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan ini dengan penuh khidmah dan bisa menjadikan Ramadhan ini sebagai ukuran kita dalam beribadah kepada dengan istiqomah, lebih-lebih semakin hari ibadah kita kepada Allah SWT semakin meningkat dan kelak kita kembali kepada Allah dalam keadaan Husnul Khatimah. Aamiin

 DAFTAR DAN KULIAH S2 GRATIS KLIK DISINI

 Klik disini Follow Akun Instagram kami dan dapatkan buku

 AKSES JUGA YOUTUBE CHANEL KAMI KLIK DISINI

 

 

 


Tulis Komentar

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook Anda