Bacalah!

By admin 02 May 2021, 13:34:01 WIB Artikel Dosen
Bacalah!

Ngaji Ramadhan 21:

Bacalah!

Dr. Rahmatullah M.Pd.I

 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ - ١

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,

96:2

خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ - ٢

Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

96:3

اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ - ٣

Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia,

96:4

الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ - ٤

Yang mengajar (manusia) dengan pena.

96:5

عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ - ٥

Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.

 

  DAFTAR DAN KULIAH S2 GRATIS KLIK DISINI

Disadari atau tidak bulan Ramadhan adalah bulan al-qur’an, al-qur’an terdiri dari beberapa ayat yang harus dibaca dan dipelajari oleh umat Islam, oleh karenanya penulis ingin mengangkat tentang surat al-Alaq, surat yang menurut jumhur ulama mengandung lima ayat yang diturunkan pertama kali. Surat ini juga dinamakan surat Iqra’ dan al-Qalam. Menurut Tafsir An-Nuur terdapat beberapa hal yang bisa diambil pelajaran dari surat ini, diantaranya:

Pertama, terdapat hadits dari Imam Bukhari dari Aisyah yang menceritakan bagaimana Rasulullah menerima wahyu melalui mimpi dan besok siang mimpinya jadi kenyataan, kemudian Rasulullah berkhalwat atau menyendiri. Singkat cerita Rasulullah menerima wahyu iqra’ ini dari malaikat Jibril.

Kedua, ketika menerima wahyu ini Rasulullah pulang ke khatijah dalam keadaan khawatir, sehingga istrinya Khatijah menenangkannya. Singkat cerita, khatijah menemui Waraqah dan terjadilah dialog yang menyatakan bahwa Rasulullah telah menerima wahyu.

  KULIAH S1 STAIMA AL-HIKAM

 

Ketiga, makna Iqra’ adalah bacalah apa yang diterangkan kepadamu dengan menyebut nama Allah, baca al-Qur’an dengan menyebut nama Allah atau secara harfiyyah dengan bismillahir rahmanir rahim.

Keempat,  Allah telah menjadikan manusia sebagai makhluk yang mulia dari segumpal darah, manusia juga diberi kekuasaan untuk menundukkan semua yang ada didunia ini.

Kelima, bacalah! Kalimat ini diulang karena biasanya seseorang akan lancar membaca setelah mengulang-ngulang terus bacaannya.

Keenam, Allah adalah Dzat yang maha pemurah dan yang menciptakan pena (kalam) sebagai media untuk mengungkapkan pikiran melalui tulisan. Allah mengajarkan kepada Manusia apa  yang belum pernah diketahui sebelumnya.

    AKSES YOUTUBE CHANEL PASCASARJANA

Menurut Tafsir Al-Misbah, dijelaskan beberapa hal terkait kelima ayat di atas, yakni:

 

  1. Ayat tersebut menyatakan penjelasan tentang kekuasaan Allah tentang penciptaan. Allah adalah dzat yang menciptakan dan menjelaskan pula tentang penciptaan manusia dari segumpal darah
  2. Allah memerintahkan Nabi Muhammad dengan membaca dengan nama Tuhannya, yakni Dzat yang telah memberitahu dan mengajarkan manusia dari sesuatu yang belum diketahui.
  3. Allah memerintahkan untuk belajar membaca dan menulis karena keduanya (membaca dan menulis) merupakan alat untuk mengetahui ilmu dan dapat menyebarkannya. Keduanya juga asas kemajuan ilmu, pengetahuan, etika, budaya, dan peradaban.
  4. Kemuliaan dan keutamaan yang diberikan Allah kepada manusia adalah ilmu, yang sebelumnya tidak berilmu dan tenggelam dalam kebodohan.
  5. Pena merupakan makhluk pertama yang diciptakan oleh Allah, yang kemudian diperintahkan untuk menulis takdir. Lebih lanjut, Qatadah berkata: pena merupakan nikmat Allah SWT yang agung. Seandainya tidak ada pena, agama tidak akan berdiri tegak dan kehidupan tidak akan menjadi baik.

Semoga kita tetap istiqamah membaca dan menulis serta mencintai dan menyebarkan ilmu pengetahuan, semoga tambah manfaat dan tambah barakah, aamiin

 


Tulis Komentar

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook Anda