Rahmatullah bin Isma’il bin Fathullah

By admin 29 Jul 2020, 14:43:38 WIB Kegiatan Kampus
Rahmatullah bin Isma’il bin Fathullah

Rahmatullah bin Isma’il bin Fathullah

Rahmatullah bin Isma’il bin Fathullah dilahirkan bertepatan dengan hari sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1986 di Malang. Pria asli malang ini menempuh pendidikan mulai dari taman kanak kanak (TK) sampai dengan Madrasah Aliyyah di Raudlatul Ulum Ganjaran Gondanglegi Malang Jawa Timur. Beliau juga menempuh pendidikan di pondok pesantren Al-Falah Ganjaran Gondanglegi Malang sejak tahun 2000 sampai dengan tahun 2005. Sudah aktiv mengajar sejak di pesantren pertama hingga akhirnya menjadi guru tugas dan mengabdi di desa kedungbanteng Sumbermanjing Wetan, Kab. Malang, Provinsi Jawa Timur selama satu tahun.

Pada tahun 2007 putra kesebelas pasangan Drs. H. Isma’il Fathullah dan Ibu Hj. Ruqoyyah Isma’il ini melanjutkan studi pendidikan strata satu (S1) program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ma’had Aly Al-Hikam Malang. Lembaga pendidikan tinggi yang beliau tempuh menggunakan sistem perguruan tinggi dan pondok pesantren (asrama) ini mengasah semangat dan membuka cakrawala pemikiran beliau sehingga bisa membuat karya ilmiah penelitian hadits  tentang anjuran menikah (tulisan ini direvisi pertama dan menjadi bahan ajar pada tahun 2015, direvisi kembali pada tahun 2018 tetap digunakan hingga sekarang).

Lulus tepat waktu selama delapan semester pada jenjang S1, beliau melanjutkan studi pada jenjang strata dua (S2) program studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang pada tahun 2011. Sejak tahun 2011 beliau bekerja sebagai tenaga administrasin dan pengajar ekstrakulikuler di STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang serta sesekali menjadi guru badal (pengganti) di Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang. Lulus dari S2 tahun 2013 beliau diminta untuk menjadi kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al-Falah Ganjaran Gondanglegi Malang. Jabatan ini beliau laksanakan kurang lebih selama satu tahun karena harus fokus menjadi dosen tetap STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang.

Pada tahun 2014 beliau menikah dengan Nyonya Hilda Nur Azizah binti Abdul Wasik. Pada tahun 2015 menjadi sejarah yang sangat dikenang, karena pada tahun ini beliau dikaruniai putra pertama bernama Muhammad Rifki  Rahmatullah. Tahun ini pula beliau sangat bersyukur karena pertama, pada tahun ini beliau berkesempatan melanjutkan studi ke strata tiga (S3) dengan program beasiswa 5000 doktor kementrian agama (KEMENAG) RI. Kedua, beliau dipercaya menjadi dosen tidak tetap di Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang. Ketiga, menjadi ketua program studi (Kaprodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang.

Perjalanan hidup suami Hilda Nur Azizah dan ayah Muhammad Rifki  Rahmatullah semakin lengkap karena pada tahun 2017 dikaruniai putra kedua yang bernama Muhammad Rikza Abdurrahman. Disela-sela menjadi dosen tetap dan Kaprodi MPI STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang serta dosen tidak tetap Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang pada tahun 2019 beliau dapat menyelesaikan studi S3 setelah ditempuh delapan semester. Pada tahun 2020 beliau dipercaya dan dipromosikan menjadi direktur pascasarjana STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang yang beliau lakoni sampai saat ini.

Selain aktiv didunia pendidikan beliau juga menjadi pengurus dan anggota beberapa organisasi, diantaranya pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama’ (ISNU) Kab. Malang, ketua Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdlatul Ulama’ (P2N-NU) Kota Malang, ketua alumni pondok pesantren Al-Falah Ganjaran Gondanglegi Malang, anggota Asosiasi Pascasarjana Agama Islam Swasta (APAISI), anggota Forum Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (FPMPI). Selain hal tersebut, beliau juga aktiv didunia bisnis dan memiliki usaha dibidang konveksi seperti kopyah, sarung, baju batik, menjadi distributor produk topron, usaha dibidang property, dan lain-lain.


Tulis Komentar

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook Anda